Berita Politik
Beberapa hari terakhir, berita di media nasional tidak pernah absen membahas perkembangan bursa capres dan cawapres untuk pemilu Juli nanti. Tokoh partai politik sibuk melakukan lobi, komunikasi ataupun marketing politik membentuk koalisi.
Mulai dari bos-bos di gedung tinggi sampai sopir angkot di jalanan mulai menerka-nerka siapa saja calon pasangan capres dan cawapres yang maju. Tidak terkecuali Sujiwo Tejo, salah satu budayawan, urun bersuara. Pagi tadi dia duduk bersama-sama dengan pakar komunikasi politik Effendi Gazali, menjadi bintang tamu di acara Apa Kabar Indonesia Pagi di tvone.
Sebagai seorang budayawan, Sujiwo Tejo mempunyai pandangan yang menarik mengenai bursa pilpres. Dia mengaku kurang paham dengan istilah komunikasi politik maupun marketing politik. Menurutnya lobi-lobi petinggi partai politik saat ini tidak lebih dari jatah-jatahan posisi. Dia blak-blakan mengutarakan pendapatnya saat mengaku dia tidak begitu menyukai Jusuf kalla. Dia menilai Jusuf Kalla mempunyai sorot mata yang mengancam. Tapi dia buru-buru menambahkan, bahwa sikap tegas yang diambil Jusuf Kalla yang memutuskan hubungan dengan Demokrat, benar-benar merubah pandangannya 180 derajat. Dia bersimpati dengan langkah yang diambil Jusuf Kalla. Dia juga yakin banyak masyarakat yang berpikiran sama.
Sebagai seniman, Sujiwo Tejo juga mampu menerjemahkan bahasa tubuh Megawati. Menurutnya bahasa tubuh Megawati menunjukkan keengganan untuk maju menjadi capres. Megawati dilihatnya sudah lelah dan jenuh. Tapi arus di bawahnya, masih menginginkan Megawati tetap maju, sehingga mereka masih mempunyai pegangan.
Jika Sujiwo Tejo mampu menilai seseorang dari sorot mata dan bahasa tubuh, ibu-ibu juga mempunyai penilaian sendiri terhadap capres. Pemilu empat tahun yang lalu, SBY menyedot perhatian ibu-ibu karena kegagahannya. Tapi untuk putaran pemilu kali ini, sepertinya SBY mempunyai saingan yang setara, yaitu Prabowo. Kita liat saja nanti… :p


weh.. mana foto2nya? ini komentar acara tipi mulu.. ketauanklo kerjaannya nonton tipi..
adanya tipi… klo deket bioskop mah nonton pilem terus